Senin, 16 Agustus 2010

"IJINKAN AKU TUK MENJADI MATAHARI"

ku slalu berharap aku adalah matahari dalam hidupmu...

bila kau jadi bunga, ku tetap ingin jadi mentari dalam hidupmu,meski kau bertanya "mengapa tak menjadi kumbang saja? agar bisa slalu menemani bunga..."

jika kau berkata ingin menjadi bulan, aku tetap ingin menjadi matahari, walau ku tau matahari dan bulan tak kan pernah bisa bertemu dan bersatu, ku tetap ingin menjadi matahari dalam hidupmu

ku tau, kau slalu ingin menjadi phoenix yg bisa terbang jauh menembus langit, bahkan mampu terbang jauh di atas bulan dan matahari, namun ku kan tetap slalu ingin jadi matahari...

dengarlah... bukannya aku tak ingin berada disampingmu, bukan pula aku tak sayang dan mencintaimu

saat kau menjadi bunga, ku ingin menjadi matahari dan akan memberi semua sinarku untukmu, agar kau tumbuh mengembang menjadi bunga yang cantik. walau ku tau menjadi matahari hanya dapat memandang dari jauh, meski pada akhirnya kupu-kupu yang akan menari bersama bunga. ini adalah bukti kasihku padamu, menjadi matahari yang memberi kasih sayang tanpa pamrih...


saat dirimu jadi bulan, aku tetap ingin menjadi matahari... agar bulan dapat terus bersinar indah. Cahaya bulan yang indah hanyalah pantulan cahaya matahari, tetapi saat semua mahluk mengagumi bulan siapakah yang ingat kepada matahari? Matahari rela memberikan cahayanya untuk bulan, walaupun ia sendiri tidak bisa menikmati cahaya bulan...

ini disebut pengorbanan, menyakitkan namun sangat layak untuk sebuah cinta

saat dirimu terbang tinggi menjadi phoenix kau mampu terbang jauh ke langit, bahkan terbang jauh diatas matahari, namun ku kan tetap slalu menjadi matahari, agar phoenix bebas terbang kapan pun ia mau, karna cahayaku menerangi setiap jalanmu. Matahari selalu ada untuk phoenix kapan pun ia mau kembali, walau phoenix tidak selalu ada untuk matahari. Tidak ada mahluk lain selain phoenix yg bisa masuk dalam matahari dan mendapatkan cintanya...

ini disebut kesetiaan... Walaupun ditinggal pergi jauh namun slalu tetap menanti kapan kau kembali

Tidak ada komentar: